Friday, June 8, 2012

Cucak Rowo

Burung Cucak Rowo merupakan burung yang mempunyai  penggemar tersendiri. Ketenarannya tidak  pudar. Disamping dipelihara sebagai  klangenan, burung Cucak Rowo juga sering diturunkan untuk  lomba. Suaranya yang begitu keras. Memelihara dan merawat burung Cucak Rowo sama dengan merawat burung berkicau jenis lainnya. Walaupun demikian, ada beberapa hal mendasar yang tetap harus kita perhatikan.
  
Karakter Dasar Burung Cucak Rowo
Semi fighter. Bukanlah burung petarung asli , daya tarung yang ada pada burung ini cenderung akibat tingkat birahi pada level tertentu.
Sulit beradaptasi. Tidak mudah beradaptasi terhadap lingkungan yang baru. Burung ini juga mudah kaget apabila ada yang mengganggu ketenangannya.
Memiliki tingkat stress yang tinggi. Burung ini mudah panik dan stress apabila merasa terancam.
Mudah jinak. Dalam waktu tertentu dan perlakuan serta perawatan yang baik.
  
Pemilihan Bahan Burung Cucak Rowo Yang Baik
Postur badan. Pilih bahan yang berpostur besar memanjang dengan panjang leher, badan dan ekor serta kaki yang serasi.
Bentuk paruh, pilih bentuk paruh yang berpangkal lebar, tebal, besar dan panjang. Paruh bagian bawah harus lurus
Sayap mengepit rapat dan kaki mencengkram kuat, ini menandakan bahan tersebut  sehat.
Lincah dan bernafsu makan besar. Ini merupakan ciri-ciri bahan yang bermental baik.
Rajin bunyi, ini menandakan burung tersebut memiliki prospek yang cerah.
Leher panjang padat berisi. Menandakan burung ini akan mengeluarkan power suara secara maksimal.
 
Makanan Yang Sesuai Untuk Burung Cucak Rowo
Voer , sebaiknya pilih yang berkadar protein sedang yaitu: 12%-18%, Voer diberikan sebagai pelengkap kebutuhan nutrisinya. Selalu ganti dengan Voer yang baru setiap dua hari sekali.
Buah Segar, burung Cucak Rowo sangat menyukai buah Pepaya, Pisang Kepok Putih, Apel, Pir, Tomat dan beberapa buah lainnya. Sebaiknya perbanyak pemberian buah Pepaya, karena buah Pepaya mengandung Vitamin C yang tinggi sehingga membantu meningkatkan daya tahan tubuh. Disamping itu, buah Pepaya sangat mudah dicerna
EF (Extra Fooding), pakan tambahan yang sangat baik yaitu: Jangkrik, Orong-orong, Kroto, Ulat Hongkong, Ulat Bambu, Kelabang, Belalang dan lainnya. Pemberian EF harus selalu disesuaikan dengan karakter pada masing-masing burung dan juga harus mengetahui dengan pasti dampak klausal dari pemberian EF tersebut.
Kroto segar diberikan 1 sendok teh maksimal 2x seminggu. Contoh setiap hari Senin pagi dan hari Kamis pagi.
Buah Segar diberikan rutin setiap hari, dengan format: Hari Senin sampai hari Kamis berikan buah Pepaya, hari Jum’at dan hari Sabtu berikan Apel atau Pisang atau buah lainnya.
Pengumbaran di kandang umbaran dapat dilakukan 4 jam perhari selama 4 hari dalam seminggu.
Berikan Multivitamin yang dicampur pada air minum seminggu sekali saja.
Berikan buah pisang yang yang telah diolesi Madu setiap hari Sabtu.
 
Perawatan Dan Setelan Harian Burung Cocak Rowo
Jam 07.00 burung diangin-anginkan di teras.
Jam 07.30 burung dimandikan karamba mandi atau semprot, tergantung pada kebiasaan masing-masing burung. Bersihkan kandang harian. Ganti atau tambahkan Voer, Air Minum dan buah segar. Berikan Jangkrik 5 ekor pada cepuk EF. Jangan pernah memberikan Jangkrik secara langsung pada burung.
Jam  08.00-11.00 Penjemuran dapat dilakukan selama 1-2 jam/hari. Selama penjemuran, sebaiknya burung tidak melihat burung sejenis. Setelah dijemur, angin-anginkan kembali burung tersebut diteras selama 10 menit, lalu sangkar dikerodong.
Jam 10.00-15.00) burung dapat di Master dengan suara Master atau burung-burung Master.
Jam 15.30 burung diangin-anginkan kembali diteras, boleh dimandikan bila perlu. Berikan Jangkrik 3 ekor pada cepuk EF.
Jam 18.00 burung kembali dikerodong dan di perdengarkan suara Master selama masa istirahat sampai pagi harinya.

Penanganan Bila Burung Over Birahi
Pangkas porsi Jangkrik menjadi 2 pagi dan 2 sore.
Bisa diberikan 2 ekor Ulat Bambu dalam 3 hari berturut-turut.
Frekuensi mandi dibuat lebih sering, misalnya pagi-siang dan sore.
Lamanya penjemuran dikurangi menjadi 30 menit/hari saja. 

Penanganan Bila Burung Drop
Tingkatkan porsi pemberian Jangkrik menjadi 8 pagi dan 4 sore.
Tingkatkan porsi pemberian Kroto menjadi 3x seminggu.
Mandi dibuat 2 hari sekali saja.
Burung segera diisolasi, jangan melihat dan mendengar burung Cucak Rowo lain dahulu.
Lamanya penjemuran ditambah menjadi 2-3 jam/hari.

Berikut ini Pola Perawatan Masa Mabung
Tempatkan burung di tempat yang sepi, jauh dari lalu lintas manusia. Sebaiknya burung lebih banyak dalam kondisi dikerodong.
Mandi cukup 1x seminggu saja dan jemur maksimal 30 menit/hari.
Pemberian porsi EF diberikan lebih banyak karena sangat diperlukan  untuk pembentukan sel-sel baru dan untuk pertumbuhan bulu baru. Misalnya: Stelan Jangkrik dibuat 10 ekor pagi dan 6 ekor sore, Kroto 1 sendok makan setiap pagi dan Ulat Hongkong 3 ekor setiap pagi.
Berikan Multivitamin yang berkualitas yang dicampur di air minum 2x seminggu.
Perbanyak pemberian buah pepaya, karena buah pepaya sangat mudah dicerna sehingga melancarkan proses metabolisme tubuh burung. Disamping itu buah Pepaya banyak mengandung banyak vitamin C yang akan membantu meningkatkan daya tahan tubuh burung.
Lakukan pemasteran. Masa mabung membuat burung lebih banyak pada kondisi diam dan mendengar. Inilah saat yang tepat untuk mengisi variasi suara sesuai dengan yang kita inginkan. Lakukan pemasteran dengan tepat, sesuaikan karakter dan tipe suara burung dengan suara burung master.

No comments:

Post a Comment

Post a Comment